^_MeLoDieS oF LiFe_^

Angels from heaven

Posted by: Yanti on: 16/06/2011

Aku adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Kedua adikku semuanya laki-laki. Hendri, adikku yang pertama skrg sudah kuliah semester 4 dan Anton skrg sudah SMA kelas 2.
Sejujurnya setiap hari aku sangat mengkhawatirkan mereka. Mengapa? Karena aku sangat menyayangi mereka, dan karena mereka laki-laki. Remaja laki-laki identik dengan pergaulan luas dan keinginan mencoba sesuatu yang baru. Mereka juga sedang belajar mengendalikan emosi dan perasaan. Oleh sebab itu aku selalu berdoa agar masa remaja mereka membentuk mereka menjadi lelaki dewasa yang tangguh dan mandiri kelak.

Sejak kecil kami bertiga selalu bersama, tinggal seatap, tidur bersebelahan, makan saling berbagi, dan mandipun pernah berbarengan ;p
Anton, adik bungsuku adalah yang paling ganteng di keluargaku. Dia memiliki lesung pipi warisan mamaku dan alis tebal yang membuat wajahnya sedari kecil membikin gemes semua orang.
Namun sekarang Anton kecil kami sudah sangat dewasa, dia bergaul dengan banyak orang dari anak-anak sampai orang dewasa. Dia berubah begitu drastis, dari seorang anak lugu menjadi seorang anak yang keras dan mandiri. Di balik semua sifatnya, aku tetap sangat menyayanginya. Apalagi sekarang dia sudah berhasil menggandeng cewek untuk jadi pacarnya hihihi

Hendri, adik keduaku yang sekarang sudah tidak tinggal bersamaku. Dia hidup terpisah dengan kami karena ingin mencoba membuka usaha sendiri, yaitu membuka warnet yang letaknya jauh dari rumah kami. Ia tinggal disana dengan seorang pegawai. Makan, minum, dan beres2 semuanya dikerjakan berdua. Namun dia pulan setiap hari kerumah untuk siap2 kuliah. Adikku satu itu orang yang lucu dan penyayang. Aku selalu kangen padanya jika seharipun tidak bertemu. Rasanya ada yang lain jika ia sehari saja tak pulang. Sekali pulang, aku tahu ia sangat malas untuk pulang. Pernah ada sebuah statement yang membuatku kasihan padanya. He said : Ahh empuk sekali ranjang ini, rasanya memang lain kalau tidur di ranjang rumah ini. Aku selalu menyempatkan diri ngobrol dengannya kalau ia pulang dan aku pun sering menasihatinya.

Sekarang aku pun sibuk karena aku bukan anak kuliahan lagi. Sekarang aku seorang dokter muda (bahasa keren dari co-ass) yang setiap hari harus menuntut ilmu di rumah sakit. Sehingga waktuku dirumah sangat sedikit.
Aku selalu mengkhawatirkan adik2ku karena kami sudah bukan saudara yang seakrab dulu, selalu bersama-sama. Jarak kami sekarang cukup jauh, kami benar-benar terpisah oleh jarak dan waktu.
Aku ingat sewaktu kecil Anton pulang dari sekolah. Saat itu lantai rumah kami licin sehabis di pel. Anton kecil yang berlari-lari memasuki rumah pun terjatuh dan lengannya patah. Ia menangis meraung-raung dan saat itu aku sangat khawatir sekali. Atau beberapa kejadian lain, seperti ia dipanggil guru karena nakal, menabrak orang dengan mobil, pernah berkelahi dengan orang dan lain-lainnya. Sepertinya ia hobby membuat kami smua khawatir. Nah malam ini dia secara tiba-tiba bilang ingin ikut teman-temannya ke Bengkulu dan Bangka dalam rangka liburan kenaikan kelas. Kami semua dengan keras melarangnya dengan alasan medan yang ditempuh agak sedikit sulit dan tempat wisata yang minim disana, namun ia tetap berangkat juga dijemput teman-temannya. Setelah ia pamitan seadanya dan membawa koper yang juga berisi barang seadanya, ia masuk mobil dan pergi. God, please watch over and take care of him because we love him so much. We just want to see him happy after he did his best to pass the final exam yesterday. All we can do is pray and hope You’ll always give Ur grace to him ∩_∩

Itu sedikit cerita tentang Anton si bungsu ツ
Nahh ini cerita si bujang bernama Hendri. My shy boy, dengan rambut yang mirip pemain sinetron korea dan wanginya mengalahkan wangi cewek-cewek hehehe.
Yaaappp bocah satu ini paling mementingkan penampilan. Pantes aje ceweknye nempel trus sama dia :p
Dia paling cees sama aku. Mungkin karena jarak kami cuma setahun. Dia lebih suka curhat dan main bersamaku. Sejak kecil kami berdua selalu akur. Aku ingat dulu saat pertama kali masuk Taman Kanak-Kanak, ia masih menyusu pada mama. Dan kepalanya itu masih botak-botak gitu. Badannya buntet dan matanya bulat. Iihhh lucunya! (◦’⌣’◦)
Skrg mah dia sudah jadi bujang ganteng kesayanganku.
Namun di balik smua itu, ia dulu adalah remaja nakal yang hampir selalu membuat orang tua pusing. Untungnya setahun yang lalu, dia sadar bahwa ia sudah banyak menyusahkan orang tua dan memutuskan untuk membuka usaha sendiri jauh dari kami. Dan untungnya God sent him a golden way to create his own Golden net :)
Sampai sekarang dia masih merintis usaha yang telah banyak membuahkan hasil tersbut ∩_∩

God, I truly love my brothers. I really want to see they get success in life, get married with true people, be good to this world and then be humble to You. I always hope for their happiness, health, and protection coz I can’t be with them everytime.

Surely my parents do the same like I do. They pray for their boys everyday coz they want to see their children grow up and be a honest people then they can be useful for this world.

Thanks God You sent us angels from heaven ∩_∩
Namun dibalik se

Kisah Sang Koas Cilik #Part 1

Posted by: Yanti on: 20/03/2011

“Sometimes the only thing you can do is wait..”

Itulah yang kutipan yg tepat untuk apa yg paling menarik, yg saya temukan hampir selama setengah bulan saya menjalani Kepanitraan Klinik Junior (KKJ/Koas Junior) di RSMH Palembang.

Begitu banyak pengalaman dan pelajaran yang bisa saya tampung dan simpan dalam lumbung ilmu saya. Dan saya berharap lumbung tersebut akan makin terisi seiring jam terbang saya di rumah sakit ini.
Tugas kami sebagai seorang koas junior sebenarnya sangat mudah, tidak sesulit koas senior yang mesti follow up pasien pagi2 dan ada night shift2x sminggu.
Koas junior hanya diperbolehkan melakukan “orientasi” atau perkenalan terhadap masing2 stase yang sudah diatur oleh P3D.

1. Stase pertama saya adalah stase mayor yaitu BEDAH. Hari pertama dan kedua saya merasa saya dan teman2 seperti anak ayam kehilangan induk. Tapi untunglah di salah satu ruangan yang terbuka untuk “umum”, kami bisa melihat operasi orthopedi dari atas melalui kaca kyk di film2 :)
Di stase ini kami diajari banyak mengenai bedah urologi, bedah plastik, bedah syaraf, bedah digestif, bedah anak, bedah orthopedi dan bedah thorax. Terimakasih ilmunya bapak2 konsulen sekalian :)
Dan di stase ini kamipun membagi diri untuk berjaga di UGD RSMH dari sore sampai jam 9 malam. Kami berada disini selama 4 hari.
Disinilah pertama kali saya mendapat pelajaran “real” dimana banyak orang yang berjuang untuk hidup dan membutuhkan berbagai alat untuk menyambung nyawanya. Dimana banyak tumpahan darah, tangisan, harapan dan keadaan mencekam. Saya rasa residen2 bedah yang berjaga di UGD sangatlah terampil dalam berpartisipasi menyokong kehidupan pasiet gawat darurat. Ada yang jarinya gompel karena terjepit pintu, ada yang jatuh dan dagunya belah, ada yang jatuh dari motor dan tidak sadar, ada yang digigit ular, ada yang peritonitis e.c appendisitis perforata. Banyak deh. Nah itu sekilas dari stase bedah.

2. Stase minor : Rehabilitasi Medik, Anestesi, dan Jiwa
Di Rehabilitasi Medik, saya mendapat sedikit pengalaman karena kami bertugas cuma 1 hari disini. Saya melihat2 bagian per bagian yaitu terapi paraffin dimana kami diperbolehkan mencelupkan tangan dan merasakan sensasi nikmat dan hangat dari parafin itu. Kata petugasnya sekali terapi Rp.34.000 dan terapi ini adalah terapi yang paling mahal disini.
Lalu ada terapi wicara, okupasi, elektrik, dll yang saya nggak terlalu hapal namanya. Itulah kisah saya di stase rehab medik :)

Di stase minor kdua yaitu Anestesi, saya mendapat banyak sekali ilmu. Pertama oleh dr.I, kemudian residen yang otak kirinya kinclong abis : dr.H. Beliau mampu menghapal osmolaritas darah dan osmol larutan2 infus lain, selain itu beliau juga hafal tekanan vena sentral dan masih banyak lagi “kegaiban2″ beliau yang membuat kami tercengang bahwa banyak sekali isi di otaknya yang sangat berkualitas walaupun beliau masih sangat muda. Lalu beliau mengajak kami ke GICU (General Intensive Care Unit) dan melihat pasien yang hidupnya benar2 1000% bergantung pada alat2 dan disana kami diperkenalkan dengan alat2 tsbt. Setelah dari ICU, kami diajak dr.Rizal ke OK melihat pasien emergensi yang terbakar seluruh tubuhnya dan sedang ditolong oleh petugas OK.
Ya sekianlah pengalaman saya di anestesi :)

Kemudian stase minor saya yang terakhir adalah Jiwa. Nah disini kami bertemu pasien yang jiwanya berbeda dengan kami. Mereka telah kehilangan beberapa bagian dari keutuhan jiwa mereka.
Kami belajar menganamnesis (mewawancarai) pasien schizofrenia tak terinci dan pasien schizofrenia tipe paranoid. Lalu membuat presentasi tentang cara mengisi status disana.
Sekian pengalaman saya di jiwa :)

3. Stase Mayor kedua : Penyakit Dalam
Disini saya juga mendapat banyak sekali pengalaman. Bahkan saya jadi makin cinta dan makin pengen jadi spesialis penyakit dalam. Wah3 tapi mengingat konsekuensi waktunya saya jadi berpikir lagi :p
Kami dibagi2 menjadi 3 kelompok dan sialnya kelompok kami hari 1 dan 2 nganggur. Barulah hari ketiga, kami diajak melihat2 pasien, memeriksa dan berjaga malam di UGD PDL. Nah disini saya mendapat banyak sekali pengalaman. Saya bersyukur sekali kepada Tuhan yang masih melindungi saya, memberi tubuh yang baik dengan segala kekurangan serta kelebihan setiap kali saya melihat pasien disana.
Satu hal yang mmebuat saya greget dan pasti terjadi kelak pada diri saya adalah saking banyak pasien VS minimnya tenaga dan peralatan medis membuat keadaan tidak kondusif. Tangisan, kecemasan dan perasaan tidak aman yang dirasakan pasien dan keluarganya membuat aura kamar UGD menjadi suram. Namun itu baru permulaan bagi saya, nantinya pasti saya akan terbiasa. Disana banyak sekali pasien gawat, ada bayi mungil yang mengalami intususepsi, pasien koma hepatikum, koma diabetikum, tbc, PPOK, asma, appendisitis, ca mammae dll. Dan saya miris melihat mereka merintih2 kesakitan dan bahkan ada pasien yang sudah didoa2kan keluarganya.
Saya selalu berdoa untuk mereka setiap saya pulang kerumah dan mengenang kejadian2 di UGD.
Pukul setengah sembilan malam kami pulang dengan tubuh lunglai karena tidak makan dan mandi. Rasanya letih kami terbayar dengan pelajaran2 berharga malam itu.
Dan di hari terakhir kami diajak ke poliklinik PDL, hemodialisis dan ke bagian paru.
Dan berakhirlah stase mayor kami PDL.
Selamat datang stase anak, hari Rabu depan :)

Besok tgl 21 dan 22 Maret 2011 adalah hari besar untuk kami. Kenapa? Karena kami akan resmi dilantik menjadi Sarjanaa Kedokteran :)
Terima kasih Tuhan karena Engkau telah menemaniku selama 3,5 tahun ini. Dan terharunya saya ketika mama saya mengucapkan terima kasih dan mendoakan saya sukses slalu karena saya telah berjuang selama ini. Dan papa saya yang bingung mau pakai baju apa besok :p

Tuhan, syukur dan terimakasih karena Engkau memilihkan jalan ini untukku. Menempatkan aku dalam profesi yang sangat mulia ini. Aku bangga dapat menjadi seorang mahasiswa kedokteran. Jujur, menjadi dokter bukanlah cita-citaku sejak kecil. Cita-citaku yang sebenarnya adalah menjadi guru. Namun karena sebuah film yang menggugah, saya menjadi tertarik mendalami profesi dokter di saat2 terakhir saya mesti memutuskan jurusan apa yang akan saya ambil di kuliah kelak.
Thanks God, jalanMu slalu menjadi jalanku. Dan apa yang menurut Engkau baik, pasti baik bagiku.
Dan trimakasih karena Engkau membekali aku dengan berbagai kenikmatan yang Engkau titipkan melalui kedua orangtuaku. Smoga Engkau tetap menuntunku sampai akhir :)

Sekian cuap2 saya di hari Minggu pagi.
Gracias ♡̨̐

This post is password protected. To view it please enter your password below:


God’s great ツ

Posted by: Yanti on: 18/01/2011

God, my only saviour..

Thanks for everything.
Trimakasih untuk setiap cahaya mentari yang kau kirimkan untuk menghangatkan pagiku.
Trimakasih untuk udara segar yang boleh mengalir masuk ke kedua paru-paruku.
Trimakasih untuk setiap kekuatan dan keberanian untuk memulai sebuah hari yang panjang.
Trimakasih untuk tubuh yang sehat dan pakaian yang hangat.
Trimakasih untuk tempat aku berteduh yang nyaman dan aman.
Trimakasih untuk semua makanan lezat yang boleh aku makan setiap hari.
Trimakasih untuk semua fasilitas dan kemewahan yang Kau titipkan untuk kami.
Trimakasih atas kenikmatan yang boleh kami nikmati.

Trimakasih untuk orang-orang yang kau kirimkan ke dalam hidupku.
Trimakasih karena Kau tlah menitipkan warna tersendiri yang akan mereka torehkan di lembar perjalananku.
Trimakasih karena Kau memberiku banyak malaikat yang slalu melindungiku dan menemani hariku.
Trimakasih karena Kau memberiku sebuah keluarga yang sederhana namun cukup apa adanya.
Trimakasih karena Kau memberiku Ayah yang rajin dan Ibu yang perfect!
Trimakasih karena Kau tlah memberiku dua ksatria yang sangat nakal tapi aku sayangi selalu.
Trimakasih karena Kau mengirimkan seorang bidadari yang sosoknya mampu membuatku tersenyum dan selalu merasa hangat saat bersamanya.
Trimakasih karena Kau memberiku banyak teman2 lain yang juga tak kalah pentingnya bagiku.
Trimakasih untuk setiap orang yang keluar dan tlah pergi dari hidupku.
Trimakasih untuk setiap cerita hidup yang manis dan berkesan.
Trimakasih untuk segudang kebahagiaan tak tergantikan.
Trimakasih untuk rasa cinta dan rasa benci yang pernah aku rasakan.
Trimakasih untuk setiap pelajaran hidup yang sangat berguna.

Trimakasih atas setiap cobaan berat yang menguras air mata.
Trimakasih atas setiap ketakutan dan kelemahan.
Trimakasih atas stiap kekecewaan dan kesedihan.
Trimakasih karena aku boleh merasa bimbang, cemburu, bingung, marah dll.
Trimakasih karena aku boleh merasakan dihargai dan tidak dihargai.
Trimakasih atas setiap cobaan hidup yang menorehkan trauma.

Trimakasih Kau tlah mengajarku untuk selalu berterimakasih dalam hidup ini atas setiap inchi kebahagiaan maupun kesedihan, karena kesemuanya itu akan membangunku menjadi pribadi yang kokoh.
Trimakasih Kau tlah ajarku untuk mudah memberi maaf dan tak lupa untuk meminta maaf untuk setiap titik kesalahan yang aku lakukan.
Trimakasih Kau tlah ajarku untuk bijak untuk memilih dan slalu membimbingku menentukan langkah hidupku.
Trimakasih karena Kau slalu menemaniku saat aku sepi, aku sedih, aku bahagia, aku terpuruk, aku terantuk dan saat2 dimana aku tidak membutuhkan orang lain kecuali Engkau.
Trimakasih Kau tlah ajarku menghargai apa yang ku punya dan menjaganya dgn baik.
Trimakasih karena Kau ajarku tuk berani dan jujur.
Trimakasih karena Kau ajarku untuk membantu yang membutuhkan.
Trimakasih karena Kau izinkan aku belajar lebih banyak dan menimba ilmu sedalam2nya.

Ya Tuhan, Engkau sungguh baik.
Benar-benar baik.
Tempatku berlindung dan mencurahkan setiap isi hatiku di setiap waktu.
Hanya Engkau yang paling mengerti aku, kapan aku susah, kapan aku butuh Engkau.
Hanya Engkau yang slalu ada tanpa mengenal waktu, slalu tersenyum ketika aku mengadu kepadaMu.
Aku sungguh bahagia memiliki Engkau.
Takkan menyesal hidupku diabdikan untukmu.
Takkan sia-sia aku berpegang teguh padaMu.
Engkau selalu menawarkanku jalan keselamatan.
Untuk itulah hatiku paling menghargai Engkau, Tuhan.
Selalu. Engkau di hatiku, Tuhan.
Dan terakhir, Trimakasih Tuhan untuk selalu bersamaku, untuk selalu menjadi Tuhanku yang paling baik (˘⌣˘)ε˘`)

♡̨̐ you, God

This post is password protected. To view it please enter your password below:


Halaman Persembahanku ε( •̃⌣•̃ )з‎

Posted by: Yanti on: 06/01/2011

Thanks God
Kalimat itulah yang akan selalu aku tulis dan aku sebut dalam setiap persembahanku..
Kuasa Tuhan selalu mengantarkan aku menuju ‘best part of my life’.

05 Januari 2011, pukul 11.35 WIB
Yakk, itulah ketika Ia sekali lagi mengantarkanku menuju ‘best part of my life’.
Perjuangan yang sudah kuanggap maksimal dari Agustus – Desember 2010 akhirnya terbayar dengan nilai akhir 90 (A).
Betapa aku bersyukur dan lega ketika aku membacakan slide terakhir presentasi skripsiku : terima kasih
‘Terima kasih’ yang maknanya begitu mendalam, mewakili seluruh hatiku melepas kelegaan karena sudah selesai mempresentasikan hasil kerja kerasku selama 4 bulan kepada dua orang pembimbingku yang super baik hati.

Dulu ketika mendengar bimbingan tentang cara membuat skripsi, aku merasa kurang percaya diri bisa membuat yang namanya ‘skripsi’. Namun sekarang, aku sangat percaya diri ketika aku menjilid lembaran penuh perjuangan yang semuanya berjumlah 67 lembar itu.
Mulai dari pertama kali menghadap pembimbing substansiku sampai aku diberikannya sebuah judul yang tak pernah aku sangka dan mungkin jarang sekali aku dengar yaitu : Profil Penderita Abses Hati yang Dirawat Inap di Bagian Penyakit Dalam RSUP. Dr. Mohammad Hoesin Palembang. Lalu kami (aku dan AN, teman seperjuangan skripsiku yang lucu dan baik hati), menemui pembimbing metodologi kami. Dari sana kami lalu menuju bagian Rekam Medik untuk mengecek jumlah sampel penyakit di skripsi kami masing-masing apakah layak diteruskan.
Lalu kami mulai mengumpulkan banyak sekali sumber yang berkaitan dengan kasus di skripsi, lalu membuat BAB I. PENDAHULUAN yang berisikan latar belakang, rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian. Lalu BAB II. Tinjauan Pustaka dan BAB III. METODOLOGI PENELITIAN, dan dengan PD-nya kami menghadap dan kartu bimbingan kami mulai penuh dengan tanda tangan sang dosen pembimbing.
Karena dosen2 itu berpraktek di Bagian Gastroenterologi RSUP Dr. Moh Hoesin, maka kami kerap kali keluar masuk graha RS dan menampakkan batang hidung setidaknya seminggu dua kali sampai kami hapal benar letak ruangan, wajah para suster dan banyak sekali pengalaman kami dapatkan disana.
Ah, pengalaman yang seru.
Lalu kami di acc dan ujian proposal dengan hasil yang gemilang dan revisi yang minim.

Setelah bagian pertama tamat, masih ada bagian selanjutnya menanti, yaitu BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN serta BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN yang mau tak mau mengharuskan aku dan AN serta banyak teman-teman seangkatanku berduyun-duyun ke sebuah ruangan pengap berhari-hari, berminggu-minggu bahkan hitungan bulan hanya demi mencari sebongkah kertas dalam map kuning. Yaa, isinya catatan medis pasien disana. Dari 99 rak yang isi satu raknya bisa mencapai dua ratusan catatan medik. Bayangkan! Dengan waktu sempit karena kami masih kuliah dan modal tekad kuat, akhirnya aku selesai juga dengan 73 sampel catatan medik penderita abses hati.
Setelah rekapitulasi data yang ruwet namun dibantu oleh my sister, aku berhasil membuat skripsiku menjadi lengkap.
Dan setelah rangkaian penantian panjang (ceileeeeee…), kemarin aku dan AN serta beberapa teman lagi ‘disidangkan’ menyusul 13 anak yang sidang sebelum kami.

Well, sekarang saatnya aku mengeprint mereka sebanyak 4x. Untuk apa? Yakk.. Untung dijilid HARD COVER, yang keren itu loh. Yang pake siku dan tali pembatas. Yang ada huruf timbul dan doorslag hihihihi senangnya kalau ‘buku hijau’ itu sudah jadi.

Nah, untuk semua kebahagiaan besar yang untuk pertama kalinya aku dapatkan di FK.UNSRI Palembang, aku ingin mempersembahkan skripsiku ini untuk :
1. Tuhan yang sungguh luar biasa baik
2. Kedua pembimbing dan penguji yang super baik hati
3. Kedua orangtuaku tercinta, yang telah mencurahkan kasih sayang di sepanjang hidupku dan membuatku menjadi seperti sekarang ini
4. Kedua adik laki-lakiku yang bandel namun tetap menjadi dua ksatria kesayanganku
5. Aiukku tersayang, yang telah mengajarkanku banyak hal serta membantuku selalu
6. Lullaby Family : Jaja, ayin, betin, bantet, marbel, deemon, mbakning, panci, agy, mami, dan abon
6. Sahabat-sahabat terkasih, yang tidak 7isa disebutkan namanya satu persatu

please welcome, a new life (co-ass)

♡̨̐ Terima kasih semuanya ♡̨̐

Aku sayang kalian (˘⌣˘)ε˘`)

Posted with all of my heart (◦’⌣’◦)

2011 Resolution :)

Posted by: Yanti on: 01/01/2011

My new resolution in 2011

1. Keluargaku (ayah, ibu, dua adik laki2ku dan ayuk angkatku) selalu sehat, bahagia dan sukses
2. Aku dpt menuntaskan skripsiku dgn lancar lalu menjalankan tugasku sebagai ‘penolong’ yg baik di RSMH
3. Aku dpt menjadi wanita yg lbih brpikiran jernih, pandai mengambil keputusan, bijaksana dan tidak emosian
4. Aku dpat terus bersama org2 yg sangat aku sayangi
5. Aku harus lebih rajin, tidak korupsi waktu
6. Aku harus mau mendengar pendapat org banyak mengenai diriku dan apa yang baik untukku
7. Aku dapat menentukan pelabuhan terakhir mana yang akan menjadi tempat hatiku bertaut
8. Aku harus lebih tegas agar tidak menyesal
9. Aku harus lebih menghargai apa yang aku punya ketimbang mendewa2kan apa yang orang lain miliki
10. Special wish : aku ingin slalu berpegang teguh pd Tuhan, kuatkan aku dlm situasi apapun, bentuk aku menjadi pribadi yang kokoh dan tahan banting, siapkan diriku untuk menyongsong masa depan yang cerah :)

Amin.

Itulah 10 wishes aku, God

Send to : My Dear God, One and Only Salvation ∩_∩

Posted with all of my heart ∩_∩

Dear God..

Posted by: Yanti on: 25/12/2010

Tuhan, trimakasih atas hari ini, kemarin dan beberapa hari yang telah menjadi berminggu dan berbulan yang lalu.
Sebentar lagi tahun 2010 akan berakhir.

itu tandanya aku akan segera bertambah tua
Lol

Tuhan, aku semakin merasa dekat denganmu ketika berbagai masalah datang menerpa bahtera keluarga kami. Satu persatu masalah muncul dan menggelitik pertahanan kami. Masalah itu mungkin sempat membuat kami putus asa dan hilang arah. Namun, sekarang kami berdiri tegap disini, untuk membuktikan bahwa kami mampu mengatasinya, melewatinya dengan kekuatan yang juga berasal darimu Tuhan..

Hari ini hari natal.
25 Desember 2010.
Aku hanya ingin Santa-ku membawa satu-satunya hadiah yang paling aku inginkan di penghujung tahun ini.
Aku hanya ingin dia membawa kotak berisi penuh kebahagiaan, keselamatan, perlindungan, dan kesehatan bagi orang2 yang kusayang terutama keluargaku.
Hanya itu.
Aku tak perlu materi, tak perlu cinta, tak perlu apa2
Yang aku perlukan hanya kebahagiaan dan seluruh yang terbaik untuk orang2 spesialku.

Tuhan, tinggal 4 hari lagi.
Tinggal 96 jam lagi.
Dan Desember pun berlalu sudah.
Belakangan ini, Desember menjadi bulan yg biasa2 saja, malah menjadi bulan yang kadang ambivalensi bagiku. Kadang aku senang bertemu natal dan liburan, serta tahun baru. Kadang aku sedih jika mengingat moment2 bahagia yang pernah menghiasi desemberku namun kini telah hilang :)
Ah sudahlah!

Ya Tuhan, terima kasih karena cuap2ku yang panjang lebar ini selalu Kau dengarkan dan Kau perdulikan.
Hanya pada-Mu.
Hanya Engkau yang menjadi pedoman hidup-Ku
Karena Aku percaya, semua ini akan berakhir indah.
Seindah pelangi di sore hari yang Kau tunjukkan dua hari kemarin. Pelangi yang diameternya mungkin mencapai 25m
Indah dan merupakan janji :)

Thanks God :-*

Posted with all of my heart ∩_∩

Setahun sekali ^^

Posted by: Yanti on: 20/08/2010

Buka Bareng Bersama Lullaby
Jumat, 20 Agustus 2010
17.00
@K*tty Resto, Palembang Indah Mall

BuBar a.k.a Buka Bareng di bulan ramadhan adalah salah satu proposal wajibnya Lullaby *yg gak tau Lullaby, ada kok di posting yang kemarin2* ∩_∩

Bubar kali ini diadakan secara mendadak, tanpa rencana yang jelas (sblumnya ada rencana mau nginep dan maen2 bareng, tp ga jadi soalnya kebentur sama jadwal kuliah), trus tempatnya aja ga jelas hehehe

Kami akui bahwa blok 20 yang bertemakan “Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Komunitas” tidak memberi kami space barang seharipun dari Senin-Sabtu untuk berlibur. Jadwal yang padet amet (kuliah dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore) banyak menyita waktu, tenaga dan pikiran. Tapi gak papa toh kami bisa tambah pinter *masa sih?!* hohoho

Kami tau kalau banyak merencanakan ini itu pasti ujung-ujungnya ga jadi. So langsung tembak aje hari dan tempatnya. Kebetulan sebagian besar Lullaby nonton ‘Expendables’ hohoho
(Saya kaga ikut, cape boo balik kuliah aja jam 2 sore)

Sayangnya BuBar kali ini Lullaby nya gak lengkap. Mbak Jowo a.k.a Maria Tri Marbianingsih tidak hadir dengan alasan lagi berantem sama pacar °ºнιнιнιнι :p
So mau tak mau acara yg sudah sering diundur ini, tetep harus jalan :D

Karena banyak yg milih ma’em di K*tty Resto, so BuBarnya disana deh. Tapi setelah menunya dateng (aku kebetulan mesen nasi ayam katsu sih) langsung kecele alias kecewa liad nama sama makanan aslinya beda banget. Secara saya lom makan nasi dari pagi hiks2. Tp ya uda deh, makan2 aja °ºнιнιнιнι :p

Setelah makan, Lullaby tak lupa foto-foto. Tp aneh loh, blkgn ini Lullaby (termasuk saya) jadi males foto2. Ntah jg kenapa, mgkin kami ngerasa uda gede kali ya “̮ ✗i ✗i ✗i “̮

Abis makan dan berfoto, kami balik deh ke rumah masing2 karena bsok masih ada jadwal kuliah pagi ckckckck bsok hari Sabtu loh

Oke deh, sekian laporan berita dari Taspen City (rumah saya) malam ini.

Good Nite semuanya :-*

Posted with all of my heart ∩_∩

Il Divo – Mama

Posted by: Yanti on: 19/08/2010


Mama thank you for who I am. That I am where I am because of your truth. Mama forgive the times you cried. Forgive me for not making right

[Verse 1]
Mama thank you for who I am
Thank you for all the things I’m not
Forgive me for the words unsaid
For the times
I forgot..

[Verse 2]
Mama remember all my life
You showed me love,You sacrificed
Think of those young and early days
How I’ve changed
along the way..

[Bridge]
And I know you believed
And I know you had dreams
And I’m sorry it took all this time to see
That I am where I am because of your truth
I miss you, I miss you..

[Verse 3]
Mama forgive the times you cried
Forgive me for not making right
All of the storms I may have caused
And I’ve been wrong
Dry your eyes..

[Bridge]

[Verse 4]
Mama I hope this makes you smile
I hope you’re happy with my life
At peace with every choice I made
How I’ve changed
Along the way
Coz I know you believed in all of my dreams
And I owe it all to you, Mama..

——————————-
This song’s really touching me.
I wanna cry everytime i hear it coz i’ll remember those hard days when i getting angry and make my momma sad.

I realize that no one else could ever take you away from me, mom. Coz u’r my silent angel who always light up my days..

And i wanna thank for all the times you lifted me up when i’m down.

I hope ur day will always be easy and u can get what u’ve dreamed coz I ♥ you so much Mom..

Mama, You are the queen of my heart

y a n g p o e n y a b l o g

D a t e

February 2012
T W T F S S M
« Jun    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
2829  

Blog Stats

  • 6,351 hits
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.