Posted by: Yanti on: 16/06/2011
Aku adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Kedua adikku semuanya laki-laki. Hendri, adikku yang pertama skrg sudah kuliah semester 4 dan Anton skrg sudah SMA kelas 2.
Sejujurnya setiap hari aku sangat mengkhawatirkan mereka. Mengapa? Karena aku sangat menyayangi mereka, dan karena mereka laki-laki. Remaja laki-laki identik dengan pergaulan luas dan keinginan mencoba sesuatu yang baru. Mereka juga sedang belajar mengendalikan emosi dan perasaan. Oleh sebab itu aku selalu berdoa agar masa remaja mereka membentuk mereka menjadi lelaki dewasa yang tangguh dan mandiri kelak.
Sejak kecil kami bertiga selalu bersama, tinggal seatap, tidur bersebelahan, makan saling berbagi, dan mandipun pernah berbarengan ;p
Anton, adik bungsuku adalah yang paling ganteng di keluargaku. Dia memiliki lesung pipi warisan mamaku dan alis tebal yang membuat wajahnya sedari kecil membikin gemes semua orang.
Namun sekarang Anton kecil kami sudah sangat dewasa, dia bergaul dengan banyak orang dari anak-anak sampai orang dewasa. Dia berubah begitu drastis, dari seorang anak lugu menjadi seorang anak yang keras dan mandiri. Di balik semua sifatnya, aku tetap sangat menyayanginya. Apalagi sekarang dia sudah berhasil menggandeng cewek untuk jadi pacarnya hihihi
Hendri, adik keduaku yang sekarang sudah tidak tinggal bersamaku. Dia hidup terpisah dengan kami karena ingin mencoba membuka usaha sendiri, yaitu membuka warnet yang letaknya jauh dari rumah kami. Ia tinggal disana dengan seorang pegawai. Makan, minum, dan beres2 semuanya dikerjakan berdua. Namun dia pulan setiap hari kerumah untuk siap2 kuliah. Adikku satu itu orang yang lucu dan penyayang. Aku selalu kangen padanya jika seharipun tidak bertemu. Rasanya ada yang lain jika ia sehari saja tak pulang. Sekali pulang, aku tahu ia sangat malas untuk pulang. Pernah ada sebuah statement yang membuatku kasihan padanya. He said : Ahh empuk sekali ranjang ini, rasanya memang lain kalau tidur di ranjang rumah ini. Aku selalu menyempatkan diri ngobrol dengannya kalau ia pulang dan aku pun sering menasihatinya.
Sekarang aku pun sibuk karena aku bukan anak kuliahan lagi. Sekarang aku seorang dokter muda (bahasa keren dari co-ass) yang setiap hari harus menuntut ilmu di rumah sakit. Sehingga waktuku dirumah sangat sedikit.
Aku selalu mengkhawatirkan adik2ku karena kami sudah bukan saudara yang seakrab dulu, selalu bersama-sama. Jarak kami sekarang cukup jauh, kami benar-benar terpisah oleh jarak dan waktu.
Aku ingat sewaktu kecil Anton pulang dari sekolah. Saat itu lantai rumah kami licin sehabis di pel. Anton kecil yang berlari-lari memasuki rumah pun terjatuh dan lengannya patah. Ia menangis meraung-raung dan saat itu aku sangat khawatir sekali. Atau beberapa kejadian lain, seperti ia dipanggil guru karena nakal, menabrak orang dengan mobil, pernah berkelahi dengan orang dan lain-lainnya. Sepertinya ia hobby membuat kami smua khawatir. Nah malam ini dia secara tiba-tiba bilang ingin ikut teman-temannya ke Bengkulu dan Bangka dalam rangka liburan kenaikan kelas. Kami semua dengan keras melarangnya dengan alasan medan yang ditempuh agak sedikit sulit dan tempat wisata yang minim disana, namun ia tetap berangkat juga dijemput teman-temannya. Setelah ia pamitan seadanya dan membawa koper yang juga berisi barang seadanya, ia masuk mobil dan pergi. God, please watch over and take care of him because we love him so much. We just want to see him happy after he did his best to pass the final exam yesterday. All we can do is pray and hope You’ll always give Ur grace to him ∩_∩
Itu sedikit cerita tentang Anton si bungsu ツ
Nahh ini cerita si bujang bernama Hendri. My shy boy, dengan rambut yang mirip pemain sinetron korea dan wanginya mengalahkan wangi cewek-cewek hehehe.
Yaaappp bocah satu ini paling mementingkan penampilan. Pantes aje ceweknye nempel trus sama dia :p
Dia paling cees sama aku. Mungkin karena jarak kami cuma setahun. Dia lebih suka curhat dan main bersamaku. Sejak kecil kami berdua selalu akur. Aku ingat dulu saat pertama kali masuk Taman Kanak-Kanak, ia masih menyusu pada mama. Dan kepalanya itu masih botak-botak gitu. Badannya buntet dan matanya bulat. Iihhh lucunya! (◦’⌣’◦)
Skrg mah dia sudah jadi bujang ganteng kesayanganku.
Namun di balik smua itu, ia dulu adalah remaja nakal yang hampir selalu membuat orang tua pusing. Untungnya setahun yang lalu, dia sadar bahwa ia sudah banyak menyusahkan orang tua dan memutuskan untuk membuka usaha sendiri jauh dari kami. Dan untungnya God sent him a golden way to create his own Golden net ![]()
Sampai sekarang dia masih merintis usaha yang telah banyak membuahkan hasil tersbut ∩_∩
God, I truly love my brothers. I really want to see they get success in life, get married with true people, be good to this world and then be humble to You. I always hope for their happiness, health, and protection coz I can’t be with them everytime.
Surely my parents do the same like I do. They pray for their boys everyday coz they want to see their children grow up and be a honest people then they can be useful for this world.
Thanks God You sent us angels from heaven ∩_∩
Namun dibalik se
put ur comment here =D